Tempat Paling Mustajab untuk Berdoa di Tanah Suci

Seorang muslim yang belum pernah pergi ke Baitullah untuk Umrah ataupun Haji, Walaupun berapa inginnya dia pergi ke rumah Allah tersebut, bergabung di bisnis kemitraan Armina. Dia merasa bahwa kesempatan untuk datang ke Baitullah sudah semakin dekat. Dia menanyakan, Jika nanti betul-betul bisa berangkat Umrah, dimanakah tempat-tempat paling mustajab untuk berdoa baik di Mekah maupun Madinah ?
Di Kota Suci Mekah dan Madinah, banyak tempat yang “berpredikat” mustajab untuk berdoa. Di sekitar Kabah saja, setidaknya terdapat sepuluh tempat mustajab. Sementara itu, diluar Masjidilharam terdapat lima tempat yang Juga mustajab. Walaupun sebenrnya berdoa di seluruh tanah haram di-ijabah (dijawab).
Hanya, sebagaimana hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, secara Khusus, terdapat 15 tempat mustajab untuk berdoa.
Rasulullah bersabda, “ Tidak ada di atas permukaan bumi ini satu negara pun yang paling di-Ijabah untuk berdoa, kecuali 15 tempat di Mekah dan sekitarnya, yaitu di dalam Kabah, di depan Hajar Aswat, di depan Rukun Yamani, dibawah talang emas (mizab), di Hijir Ismail, di depan Multazam, di belakang Maqam Ibrahim, Di Safa, Di Marwah, di Masy’arilharam (deket Mina), sewaktu Wujuf di Padang Arafah, di Jumrah Aqabah, di Jumrah Wustha, dan di Jumrah Ula “.
Oleh karena itu, selama berada di Tanah Suci, ada baiknya jika jamaah memanfaatkan kesempatan untuk memanjatkan doa sebanyak-banyaknya. Akan tetapi sebelum berdoa, jamaah supaya memperhatikan adab atau etika berdoa, yaitu (1) membaca istigfar, sebuah pernyataan diri memohon ampunan atas segala bentuk kesalah dan dosa yang telah dilakukan ; (2) Membaca Hamdallah, bentuk pujian kepada Allah atas berbagai kenikmatan yang telah diberikan kepada hamba-hamba-Nya; (3) membaca Selawat, bentuk pernyataan kecintaan terhadap Rasulullah SAW yang telah membawa umat manusia memperoleh petunjuk dan hidayah Allah;(4) baru menyampaikan isi doa;(5) membaca selawat dan hamdalah, sebagai  pengantar dikabulkannya doa sekaligus ungkapan rasa terima kasih kepada Allah dengan harapan doa-doa yang dipanjatkan senantiasa dikabulkan-Nya.
Dekian jawaban kami. Wallohul-musta’an, walaa haula walaa quwwata illa billah. Wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokaatuh






RECENT COMMENT